Perubahan itu Perlu

Jumat, 30 September 2011

DIGITAL TEORI

Pengertian New Media dan Pemanfaatan New Media di Internet

Media menurut bahasa berarti perantara. pengertian secara umumnya Media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi.

ilustrasi dalam gambar :


Manfaat Media
Memudahkan seseorang untuk memperoleh suatu hal yang ia inginkan. Jadi media bisa dibilang untuk memerantarai orang mendapatkan suatu hal yg ia inginkan dengan mudah.
Contohnya, saya sebagai seorang mahasiswa bisa mendapatkan materi perkuliahan dengan mudah dan cepat serta tidak mahal melalui internet. Jadi menurut saya internet-lah yg menjadi media untuk saya mendapatkan materi perkuliahan.

Beberapa contoh juga dapat di Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD. New media dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:
1. Digital (Koran,radio,dan Televisi)
2. Realtime (aktual,breaking news)
3. Konvergensi (teks,foto,video)
4. Interaksi (kontribusi,kontrol)
5. Reader Driven (banyak pilihan)
6. Mobile Readership

Jadi New Media atau Media Baru bisa diartikan dengan sesuatu yang menjadi perantara untuk seseorang mendapatkan informasi dari sumbernya tetapi perantara ini masih dibilang baru. Internet bisa dibilang akan menjadi media untuk mendapatkan informasi di masa mendatang atau Media Baru. Karena saat ini internet sudah bisa di akses dengan mudah serta tidak mahal bahkan bisa di akses melalui ponsel (yang mendukung untuk internet).

Pemanfaatan New Media di Internet yaitu berupa tampilan dari sebuah informasi dalam bentuk suatu tulisan, gambar, suara, bahkan video yang didalamnya penerima informasi dapat memberikan komentar yang berupa kritik dan saran untuk meningkatkan kinerja sistem informasi. Contoh new media yang populer adalah youtube,myspace,facebook,twitter,blog,dll. 

sumber :
http://mediakartu.wordpress.com/2010/09/26/apa-itu-new-media/
http://new-media.kompasiana.com/2010/02/05/memahami-istilah-media-baru-new-media/

Minggu, 15 Mei 2011

Manusia dan Kebudayaan

Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamaliayang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin , bayi, balita, anak-anak , remaja, pemuda/i,dewasa, dan orangtua.
Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Sebuah peradaban adalah sebuah masyarakat yang telah mencapai tingkat kerumitan tertentu, umumnya termasuk perkotaan dan pemerintahan berlembaga, agama, iptek, sastra sertafilsafat. Perkotaan paling awal di dunia ditemukan di dekat rute perdagangan penting kira-kira 10.000 tahun lalu (Yeriko, Çatalhöyük). Kebudayaan manusia dan ekspresi seni mendahului peradaban dan dapat dilacak sampai ke palaeolithik (lukisan goa, arca Venus, tembikar / pecah belah dari tanah). Kemajuan pertanian memungkinkan transisi dari masyarakat pemburu dan pengumpul atau nomadik menjadi perkampungan menetap sejak Milenium ke-9 SM. Penjinakan hewan menjadi bagian penting dari kebudayaan manusia (anjing, domba, kambing,lembu). Dalam masa sejarah ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang bahkan lebih pesat (lihat Sejarah iptek).
Renungan diri
Umat manusia selalu mempunyai perhatian yang hebat akan dirinya sendiri. Kecakapan manusia untuk mengintrospeksi diri, keinginan individu untuk menjelajahi lebih mengenai intisari diri mereka, tanpa terkecuali menghasilkan berbagai penyelidikan mengenai kondisi manusia merupakan pokok jenis manusia secara keseluruhan. Renungan diri adalah dasar dari filsafat dan telah ada sejak awal pencatatan sejarah. Artikel ini misalnya, karena ditulis oleh manusia, dengan sendirinya tak dapat luput dari contoh refleksi diri.
Manusia kerap menganggap dirinya sebagai spesies dominan di Bumi, dan yang paling maju dalam kepandaian dan kemampuannya mengelola lingkungan. Kepercayaan ini khususnya sangat kuat dalam kebudayaan Barat, dan berasal dari bagian dalam cerita penciptaan di Alkitab yang mana Adam secara khusus diberikan kekuasaan atas Bumi dan semua makhluk. Berdampingan dengan anggapan kekuasaan manusia, kita sering menganggap ini agak radikal karena kelemahan dan singkatnya kehidupan manusia (Dalam Kitab Suci Yahudi, misalnya, kekuasaan manusia dijanjikan dalam Kejadian 1:28, tetapi pengarang kitab Pengkhotbah meratapi kesia-siaan semua usaha manusia).
Ahli filsafat Yahudi, Protagoras telah membuat pernyataan terkenal bahwa “Manusia adalah ukuran dari segalanya; apa yang benar, benarlah itu; apa yang tidak, tidaklah itu”. Aristotlemendeskripsikan manusia sebagai “hewan komunal” (ζωον πολιτικον), yaitu menekankan pembangunan masyarakat sebagai pusat pembawaan alam manusia, dan “hewan dengan sapien” (ζωον λογον εχων, dasar rasionil hewan), istilah yang juga menginspirasikan taksonomi spesies, Homo sapiens.
Pandangan dunia dominan pada abad pertengahan Eropa berupa keberadaan manusia yang diciri-cirikan oleh dosa, dan tujuan hidupnya adalah untuk mempersiapkan diri terhadap pengadilan akhir setelah kematian. Pencerahan / pewahyuan digerakkan oleh keyakinan baru, bahwa, dalam perkataan Immanuel Kant, “Manusia dibedakan di atas semua hewan dengan kesadaran-dirinya, yang mana ia adalah ‘hewan rasionil’”. Pada awal abad ke-20, Sigmund Freud melancarkan serangan serius kepada positivisme mendalilkan bahwa kelakuan manusia mengarah kepada suatu bagian besar yang dikendalikan oleh pikiran bawah sadar.
Dari titik pandang ilmiah, Homo sapiens memang berada di antara spesies yang paling tersama-ratakan di Bumi, dan hanya ada sejumlah kecil spesies tunggal yang menduduki lingkungan beraneka-ragam sebanyak manusia. Rupa-rupa usaha telah dibuat untuk mengidentifikasikan sebuah ciri-ciri kelakuan tunggal yang membedakan manusia dari semua hewan lain, misal: Kemampuan untuk membuat dan mempergunakan perkakas, kemampuan untuk mengubah lingkungan, bahasa dan perkembangan struktur sosial majemuk. Beberapa ahli antropologi berpikiran bahwa ciri-ciri yang siap diamati ini (pembuatan-perkakas dan bahasa) didasarkan pada kurang mudahnya mengamati proses mental yang kemungkinan unik di antara manusia: kemampuan berpikir secara simbolik, dalam hal abstrak atau secara logika. Adalah susah, namun, untuk tiba pada suatu kelompok atribut yang termasuk semua manusia, dan hanya manusia, dan harapan untuk menemukan ciri-ciri unik manusia yang adalah masalah dari renungan-diri manusia lebih daripada suatu masalah zoologi.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia#Kebudayaan_dan_peradaban
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia

Sabtu, 14 Mei 2011

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Penderitaan

Penderitaan itu dapat berbentuk lahir atau batin, keduanya termasuk penderitaan ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain. Al Qur’an maupun kitab suci agama lain banyak menguraikan penderitaan manusia sebagai peringatan bagi manusia. contoh penderitaan secara lahiriah, yaitu seorang individu merasakan sakit pada dirinya. Misalnya terluka akibat kecelakaan, atau sakit yang cukup lama. Dari hal tersebut lah manusia bisa dikatakan sedang menderita.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya ada juga penderitaan yang di sebabkan karena akibat dari perbuatan orang itu sendiri,karena orang tersebut tidak menggunakan persepsinya.namun tak hanya persepsi tetapi melainkan orang tersebut tidak bisa menentuan progres ke depannya melainkan orang tersebut menderita karena adanya regresi(kemunduran).

Siksaan

Apabila berbicara tentang siksaan, terbayang di benak kita sesuatu yang sangat mengerikan, bahkan mendirikan bulu kuduk kita. Di dalam benak kita, terbayang seseorang yang tinggi besar, kokoh kuat dan dengan muka yang seram sedang memegang cemeti yang siap mencambukkan tubuh orang yang akan disiksa; atau ia memegang tang dan siap mencopot kuku-kuku orang yang disiksa. Mungkin juga si penyiksa sedang merokok dan bermaksud untuk menyulut sekujur tubuh orang yang sedang disiksa. Semua itu dengan maksud agar orang yang disiksa itu memenuhi permintaan penyiksa atau sebagai perbuatan balas dendam.
Siksaan manusia juga menimbulkan kreativitas bagi orang yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan langsung atau tak langsung. Hal itu terbukti dengan banyaknya tulisan, baik berupa berita, cerpen ataupun novel yang megisahkan siksaan. Dengan membaca hasil seni yang berupa siksaan, kita akan dapat mengambil hikmahnya. Karena kita dapat menilai arti manusia, harga diri, kejujuran, kesabaran, dan ketakwaan, tetapi juga hati yang telah dikuasai nafsu setan, kesadisan, tidak mengenal perikemanusiaan, dan sebagainya .

Ketakutan mental

Ketakutan mental memiliki arti dimana seorang individu merasakan ketakutan yang berlebihan atau bisa dibilang phobia. Hal ini bisa disebabkan karena trauma yang mendalam atau sugesti yang berlebihan dari diri kita masing-masing.
Mental seorang manusia itu sebagian besar diciptakan dari pikiran manusia itu sendiri. Jadi apabila kita memiliki ketakutan yang berlebihan pada sesuatu maka hal itu akan terbawa dampaknya pada mental kita. Sehingga menyebabkan ketakutan mental. Selain itu ketakutan mental juga bisa disebabkan karena kita mengalami trauma, dimana trauma tersebut sangat berpengaruh besar pada hidup kita. Sehingga rasa takut pada diri kita sulit untuk dihilangkan dan mengakibatkan ketakutan mental.
Maka dari itu ketakutan mental kebanyakan disebabkan oleh diri kita sendiri dan juga orang lain. Akan tetapi hal tersebut bisa dihindari apabila kita memiliki keberanian yang lebih besar dari rasa takut kita.

Sabtu, 02 April 2011

Indahnya Potensi Nusantara (Papua)

Seperti yang dibahas sebelumnya,Papua memiliki banyak potensi.Baik itu potensi dari segi alam dan pariwisatanya.

1. Pertambangan

Apakah kalian tahu ?? Sektor pertambangan Papua sudah mampu memberikan kontribusi lebih dari 50% perekonomian Papua, dengan tembaga, emas, minyak dan gas menempati posisi pertama yang dapat memberikan kontribusi ekonomi itu. Di bidang pertambangan, provinsi ini memiliki potensi 2,5 miliar ton batuan biji emas dan tembaga yang merupakan cadangan terbesar didunia, semuanya terdapat di wilayah konsesi Freeport,Mimika. Di samping itu, masih terdapat beberapa potensi tambang lain seperti batu bara,barn gamping,pasir kuarsa,lempung,marmer,granit dan hasil tambang lainnya seperti pasir besi, nikel dan krom.

(Wilayah aktivitas PT.Freeport yang merupakan perusahaan tambang raksasa yang mengekspolitasi tembaga dan emas di Mimika,Papua)







2. Hutan dan Perkebunan

Papua merupakan pulau paling timur di wilayah Indonesia yang memiliki iklim lembab dengan curah hujan tinggi sama seperti di Indonesia bagian barat. Vegetasi di papua tumbuh pada hutan tropis. Salah satu keunikan hutan hujan tropis di wilayah ini adalah selelu ditutupi kabut yang mengindikasikan bahwa hutan di pulau Papua memiliki tingkat kelembaban yang tinggi.Papua memiliki kawasan hutan belantara tropis terbesar dengan keanekaragaman hayati dan budaya yang tinggi. Hutan di Papua seluas 40,5 juta hektare (ha) merupakan salah satu kawasan hutan alam terbesar yang masih utuh di dunia.Karena 90% dari daratan Papua adalah hutan, produk unggulan pun banyak lahir dari belantara yang dipadati lebih dari 1.000 spesies tanaman. Lebih dari 150 varietas di hutan itu merupakan tanaman komersial. Hutan di Papua mencapai 3l.079.185,77 ha, terdiri atas hutan konservasi,hutan lindung, hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan yang dapat dikonversi. Ditambah areal penggunaan lainnya. Hutan hutan di provinsi ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pendapatan asli daerah.
Meskipun hutan Papua merupakan hutan terbesar dan terakhir di Indonesia,masih tetap saja ada isu tentang hutan ini.Perlu diketahui bahwa di tanah Papua seluruh kawasan hutan masih terbebani oleh hak adat masyarakat hukum adat (Hutan Adat).Isu lainnya berkaitan dengan pemerintah.Pemerintah seringkali melakukan kebohongan terhadap eksploitasi hutan di Papua.Di satu sisi mereka menyerukan untuk melindungi hutan tapi di sisi lain,hutan justru dibabat untuk pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit.
Di sektor perkebunan,Papua menghasilkan komoditas ternaik.Komoditas utamanya adalah kelapa sawit,kakao dan karet.

3. Flora dan Fauna khasnya Papua

FLORA


Buah Matoa
Matoa adalah tanaman khas Papua.Pohon matoa dapat tumbuh tinggi dan memiliki kayu yang cukup keras. Rasa buahnya adalah campuran antara rambutan, durian, dan kelengkeng. Buahnya berbentuk lonjong dan seukuran buah pinang, ketika muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna hijau kekuningan.

Buah Merah
Si buah merah yang sangat berkhasiat.Dipercaya mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan Aids,kanker,stroke dan penyakit lainnya.


Eucalyptus
Di wilayah ini memiliki pohon khas, yaitu Eucalyptus seperti yang ada di daerah Queensland, Australia Utara.


FAUNA

Cendrawasih
Burung-burung cendrawasih,mereka ditemukan di Indonesia timur, pulau-pulau selat Torres,Papua, dan Australia timur. Burung anggota keluarga ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya, terutama bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau kepalanya.


Kasuari
Ada yang sedikit berbeda dari unggas yang satu ini. Walaupun termasuk kelompok unggas, ternyata kasuari tidak bisa terbang layaknya unggas-unggas yang lain. Kasuari hidup dengan memakan buah-buahan yang jatuh dari pohon dan buah yang bergelayut di dahan rendah. Selain itu, jamur, serangga, katak, ular, dan binatang kecil lainnya juga disukai kasuari.

Habitatnya juga unik. Dari sekian banyak daerah, Papua satu-satunya daerah tempat tumbuh hewan yang satu ini. Tepatnya di Pulau Yapen, Batanta dan Salawati, masih sekitar kawasan Papua. Biasanya Kasuari hidup di dataran rendah dan rawa.

Nuri merah Biak
Nuri sayap hitam atau Nuri merah Biak adalah sejenis nuri berukuran sedang, dengan panjang sekitar 30cm. Endemik Indonesia, Nuri Sayap-hitam hanya ditemukan di habitat hutan di pesisir pulau Biak dan pulau-pulau di Teluk Cenderawasih, Papua. Spesies ini sering ditemukan dan bersarang di perkebunan kelapa.


Kangguru
Kanguru atau kangguru adalah hewan mamalia yang memiliki kantung (marsupialia). Hewan ini termasuk hewan khas Australia dan juga ada di sebagian wilayah Papua. Kata kanguru diambil dari bahasa Aborigin gangguru.




4. Pariwisata

Satu lagi potensi Papua yang dimiliki adalah pariwisata. Papua merupakan tanah yang penuh pesona baik budaya maupun alamnya.Banyak atraksi-atraksi pariwisata yang telah berhasil menarik perhatian para wisatawan manca Negara.

Lembah Baliem

Lembah Baliem, yang terletak di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, merupakan salah satu kawasan yang memiliki daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Satu hal yang membuat Lembah Baliem terkenal adalah diselenggarakannya Festival Budaya Lembah Baliem, atau yang lebih dikenal dengan nama Festival Lembah Baliem. Pada perkembangannya, tidak hanya ketiga suku penghuni Lembah Baliem saja yang mengikuti Festival Lembah Baliem, namun juga suku-suku lainnya yang tinggal di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya.Terdapat sekitar 40 suku yang mengikuti festival ini. Masing-masing suku ini menggunakan pakaian tradisional, lengkap dengan lukisan di wajah. Di samping itu, mereka juga membawa senjata perang seperti tombak, parang, panah, dan juga pernak pernik perang lainnya.

Atraksi tari perang antarsuku ini memang menjadi atraksi utama dalam setiap penyelenggaraan Festival Lembah Baliem. Kendati demikian, banyak atraksi lain yang juga sangat menarik untuk ditonton para wisatawan, seperti pertunjukan Pikon atau alat musik tradisional. Lagu-lagu yang dimainkan dengan Pikon ini, biasanya mengisahkan tentang kehidupan manusia. Ada pula Karapan Babi yang juga menjadi salah satu atraksi menarik dan kerap menimbulkan keriuhan para pengunjung.
Selain atraksi-atraksi di atas, wisatawan juga dapat menyaksikan perlombaan memanah, melempar sege (melempar tongkat ke target yang telah ditentukan), puradan (permainan menggulirkan roda dari anyaman rotan), dan sikoko (permainan melempar pion ke sasaran yang telah ditentukan). Perlombaan-perlombaan tersebut, selain diikuti oleh para peserta dari berbagai suku di Kabupaten Jayawiya, juga dapat diikuti oleh para wisatawan yang hadir saat festival.

Taman Nasional Wasur

Taman Nasional Wasur merupakan perwakilan dari lahan basah yang paling luas di Papua/Irian Jaya dan sedikit mengalami gangguan oleh aktivitas manusia.Sekitar 70 persen dari luas kawasan taman nasional berupa vegetasi savana, sedang lainnya berupa vegetasi hutan rawa, hutan musim, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan rawa sagu yang cukup luas.
Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain kanguru pohon, kesturi raja, kasuari gelambir,dara mahkota/mambruk, cendrawasih kuning besar, cendrawasih raja, cendrawasih merah, buaya air tawar, dan buaya air asin.Lokasi ini sangat cocok untuk mengamati atraksi satwa yang menarik dan menakjubkan.

Wisata penyelaman bawah laut pulau Padaido

Terlindung dari ganasnya ombak Samudera Pasifik oleh Pulau Biak dan terletak di perairan yang tenang di teluk Cendrawasih, Kepulauan Padaio merupakan tempat yang paling sempurna untuk melakukan berbagai petualangan bawah air. Padaido adalah sebuah kepulauan yang terdiri dari 30 pulau kecil dan terletak di sepanjang sisi tenggara Pulau Biak. Dahulu kepulauan ini bernama Kepulauan Schouter, berasal dari nama pemimpin rombongan pelaut Belanda yang pertama kali menemukan kepulauan itu pada 1602, William Schouter.
Beberapa penyelam internasional berpendapat bahwa kawasan pantai Padaido merupakan salah satu kawasan yang memiliki terumbu karang yang paling spektakuler di dunia. Maka dari itu, taman laut ini sangat cocok untuk petualangan menyelam dan snorkeling. Hanya membutuhkan waktu 1 jam dari pelabuhan Bosnik untuk mencapai kepulauan Padaido dengan menggunakan motor boat dan sekitar 3-4 jam menggunakan kano dayung. Pulau ini menawarkan berbagai daya tarik, gua bawah laut, dan terowongan untuk dijelajahi.

Salju Abadi Jayawijaya

Di mana kita bisa menemukan salju di Indonesia? Hanya di puncak pegunungan Jayawijaya. Istimewanya, salju di Jayawijaya tidak seperti salju di negara 4 musim yang hanya beberapa bulan. Salju di salah satu puncak tertinggi di Indonesia ini akan ada selamanya.
Pegunungan Jayawijaya adalah deretan pegunungan yang terbentang di tengah provinsi Papua Barat dan Papua (Indonesia) hingga Papua New Guinea di Pulau Irian. Ada 6 puncak di pegunungan Jayawijaya: Puncak Jaya (dahulu Puncak Carstenz Pyramide), Puncak Meren, Puncak Northwall, Puncak Ngga Pulu, Puncak Sudirman, dan Puncak Trikora. Puncak dengan salju abadi hanya ada di empat puncak pertama. Tapi sayang salju abadi ini mulai meleleh karena perubahan iklim global.
Tahukah kamu kalau yang disebut puncak benua itu dulunya dasar lautan? Buktinya berbagai fosil kerang laut ditemukan di daerah puncak gunung. Jadi yang bermimpi ke puncak-puncak pegunungan Jayawijaya bukan hanya para pendaki tapi juga peneliti geologi dunia.
Rupanya 60 juta tahun yang lalu Pulau Papua masih berada di dasar laut yang terbentuk oleh bebatuan sedimen. Singkat cerita dalam waktu berjuta-juta tahun terjadi berbagai aktivitas tektonik dan pengendapan yang menghasilkan daratan Papua yang masih menyatu dengan Australia. Lambat laun daratan ini terpecah-pecah dan menghasilkan pulau dan pegunungan di Papua seperti yang kita kenal sekarang.
Masih banyak rahasia bebatuan Jayawijaya yang belum tergali dan masih banyak yang belum pernah mendaki puncak tertinggi di Indonesia ini. Jadi kamu pilih yang mana? Jadi pendaki ulung atau peneliti bebatuan ternama? Dua-duanya bisa dilakukan di Pegunungan Jayawijaya.

PAPUA (The Unique Heritage and Culture)

INTRO
>> Negara Republik Indonesia merupakan negara eksotis dengan berbagai provinsi dan suku yang bermacam-macam.Salah satunya adalah papua yang merupakan provinsi terluas yang terletak dibagian Timur Indonesia.

“Papua merupakan daerah harapan” adalah kata yang diucapkan oleh salah seorang asli Papua yang kami temui saat melakukan konservasi ke TMII. Kenapa demikian ??Ini karena daerah Papua belum banyak dipenuhi oleh aktivitas manusia dan juga Papua kaya akan sumber daya alam yang menjanjikan peluang untuk berniaga dan berkembang.Tanahnya yang luas dipenuhi oleh hutan, laut dan berbagai biotanya yang sebenarnya sangat menjanjikan dalam bidang pertanian.Selain itu juga, dalam perut buminya menyimpan gas asli, minyak dan berbagai bahan galian yang hanya tinggal menunggu untuk diolah.Selain dari struktur alamnya,hal lain yang menarik untuk dibahas adalah tentang pariwisata,adat istiadat,sosial dan bahkan sejarahnya.

PAPUA :: Sejarah Singkat...

>> Nama PAPUA berasal dari pelaut Portugis ketika pertama kali mereka melihat pulau ini pada tahun 1511 yang kemudian mereka menamakan Ilhas dos Papuas yang berarti kurang lebih 'pulau dihuni orang berambut halus'.Tapi berbeda dengan para pelaut Belanda yang kemudian menyebut Papua dengan New Guinea karena kulit orang Papua mengingatkan mereka dengan orang Guinea di Afrika,yang identik sekali dengan kulit hitam. Nama Irian sendiri berasal dari bahasa Biak (salah satu pulau di utara Papua) yang berarti 'daratan panas yang muncul dari laut'. Di bawah pemerintahan Belanda, Papua dikenal dengan sebutan Dutch New Guinea dan ketika wilayah ini beralih ke Indonesia namanya diubah menjadi Irian Barat, kemudian Irian Jaya pada jaman presiden Soeharto, dan sekarang menjadi Papua sejak jaman pemerintahan presiden GusDur.
>> Kekuasaan Belanda atas Papua (New Guinea) diperoleh melalui Kesultanan Tidore yang ketika itu berada di bawah kontrol Belanda. Belanda memberikan kewenangan kepada Tidore pada tahun 1660 atas wilayah New Guinea. Dengan demikian New Guinea secara tidak langsung juga berada di bawah kontrol Belanda. Walaupun berada d bawah kekuasaan Belanda namun New Guinea secara ekonomi tidak terlalu menarik perhatian Belanda kecuali perusahaan Amerika dan Jepang yang tertarik untuk mulai melaukan eksplorasi mencari cadangan minyak di daerah ini.
>> Pada perang dunia II, New Guinea diduduki tentara Jepang namun seiring dengan kekalahan Jepang dan berakhirnya perang dunia, Belanda kembali masuk ke wilayah ini. Belanda mulai menarik diri dari Indonesia karena berbagai tekanan internasional menyusul penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Indonesia. Namun Belanda masih tetap mempertahankan Papua. Indonesia menuntut Belanda untuk mengembalikan Papua kepada Indonesia sesuai dengan perjanjian bahwa seluruh bekas wilayah kekuasaan Belanda (Dutch East Indie) dikembalikan kepada Republik Indonesia. Pada tahun 1962 Indonesia mengirimkan pasukan militer ke Papua namun kurang berhasil.
>> Belanda mengusulkan agar dilakukan referendum bagi masyarakat Papua namun Indonesia manawarkan musyarawah diantara tokoh masyarakat Papua. Pada tahun 1969 pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa musyawarah yang dilakukan di tiga tempat yaitu Merauke, Jayawijaya, dan Paniai menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan Papua bergabung dengan negara Kesatuan Republik Indonesia. Lalu akhirnya Papua menjadi propinsi ke-26 di negara Republik Indonesia.

PAPUA::Ketahui Geografis dan Iklimnya..

>> Jangan bilang tahu letak Papua hanya sebatas ‘wilayah timur Indonesia’ aja.Tapi coba baca yang ini,agar tahu lebih banyak tentang Geografisnya plus Iklimnya.Papua terletak pada kedudukan 0° 19' - 10° 45' LS dan 130° 45' - 141° 48' BT, menempati setengah bagian barat dari Papua New Guinea yang merupakan pulau terbesar kedua selepas Greenland. Secara fisikal, Papua merupakan daerah (provinsi) terbesar di Indonesia, dengan luas daratan 21,9% dari jumlah kesuluruhan tanah seluruh Indonesia yaitu 421,981 km², membujur dari barat ke timur (Sorong - Jayapura) sepanjang 1,200 km (744 batu) dan dari utara ke selatan (Jayapura- Merauke) sepanjang 736 km (456 batu). Selain daripada tanah yang luas, Papua juga memiliki banyak pulau sepanjang pesisirannya. Di pesisiran utara terdapat Pulau Biak, Numfor, Yapen dan Mapia. Pada bagian barat ialah Pulau Salawati, Batanta, Gag, Waigeo dan Yefman. Pada pesisiran Selatan terdapat pula Pulau Kalepon, Komoran, Adi, Dolak dan Panjang, sedangkan di bahagian timur bersempadan dengan Papua New Guinea.Jadi pantas aja kan jika secara garis besar Indonesia disebut sebagai negara kepulauan.Buktinya adalah 1 provinsi saja memiliki banyak pulau didalamnya.Bagaimana dengan provinsi lain nya ??

Lalu iklimnya ?? Papua terletak tepat di sebelah selatan garis khatulistiwa, namun karena daerahnya yang bergunung-gunung maka iklim di Papua sangat bervariasi melebihi daerah Indonesia lainnya. Di daerah pesisiran barat dan utara beriklim tropika lembap dengan tadahan hujan rata-rata berjumlah diantara 1.500 - 7.500 mm pertahun. Tadahan hujan tertinggi terjadi di pesisir pantai utara dan di pegunungan tengah, sedangkan tadahan hujan terendah terjadi di pesisir pantai selatan. Suhu udara bervariasi sejajar dengan bertambahnya ketinggian. Untuk setiap kenaikan ketinggian 100 m (900 kaki ), secara rata-rata suhu akan menurun 0.6°C.

Senin, 28 Maret 2011

Manusia dan Cinta Kasih

PENGERTIAN CINTA KASIH

Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:

-> Cinta bersifat manusiawi
-> Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
-> Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
-> Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:

* Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
* Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
* Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
* Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

Menurut Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul Segitiga Cinta , bukan cinta segitiga dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur, yaitu:

^ Keterikatan, adalah perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
^ Keintiman, yaitu adanya kebiasaan – kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal diganti dengan sekedar nama panggilan.
^ Kemesraan, yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tak bertemu, ucapan – ucapan yang menyatakan sayang, saling mencium, merangkul dan sebagainya.

Dra. Kartini Kartono dalam bukunya Psikologi Abnormal & Pathologi Seks mengemukakan bahwa wanita dan pria dapat disebut normal dan dewasa bila mampu mengadakan relasi seksual dalam bentuk normal dan bertanggung jawab, hubungan seks yang normal mengandung pengertian bahwa hubungan tersebut tidak menimbulkan efek dan konflik psikis bagi kedua belah pihak serta tidak bersifat paksaan. Sedangkan untuk yang bertanggung jawab adalah bahwa kedua belah pihak menyadari konsekuensinya dan bertanggung jawab terhadapnya. Misalnya, mau menikah dan memelihara anak yang menjadi hasil relasi seksual yang dilakukan.

Abnormalitas menurut Dra. Kartini dibagi dalam tiga golongan, yaitu:

- Dorongan Seksual yang abnormal
- Pelacuran (prostitution) yang pada umumnya dilakukan wanita dalam melayani pria hidung belang karena dorongan ekonomi, kekecewaan dan seterusnya.
- Perzinahan (adultery) merupakan relasi seksual yang dilakukan oleh pria atau wanita yang tidak sah secara agama dan hukum.
- Perkosaan (rape) merupakan perbuatan cabul dengan cara kekerasaan atau paksaan.
- Bujukan (seduction) merupakan bujukab atau rayuan untuk mengajak bersetubuh.
Partner Seks yang abnormal
- Homoseksualitas, terhadap sesama jenis.
- zoofilia, terhadap hewan.
- Pedofilia, Terhada anak di bawah umur.
- Geronto-seksualitas, Pria terhadap wanita tua.

Dalam pemuasan dorongan seksual
Voyeurism atau Peeping Tom, dilakukan seseorang yang mendapat kepuasan seks dengan melihat orang lain telanjang.
Transvestutisme, merupakan gejala pathologis yang memekai pakaian lawan jenis.
Transseksualisme, terjadi pada sesorang yang merasa dirinya memiliki seksualitas yang berlawanan dengan kenyataan.

KASIH SAYANG

Erich Fromm (1983:54) dalam bukunya Semi Mencintai mengemukakan tentang adanya macam macam cinta, yaitu:

Cinta Persaudaraan, diwujudkan manusia dalam tingkah atau perbuatannya. Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA.
Cinta Keibuan, kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
Cinta Erotis, kasih sayang yang bersumber dai cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta, di dalamnya sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.
Cinta Diri Sendiri, yaitu bersumber dai diri sendiri. CInta diri sendiri bernilai positif jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus dirinya dalam kebutuhan jasmani dan rohani,
Cinta Terhadap Allah

KEMESRAAN

Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.

Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:

Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

PEMUJAAN

Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

Cara Pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan. Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan merupakan suatu tambahan tersendiri dalam terciptanya kehidupan yang lebih indah.




http://arikaka.com/bab-iii-manusia-dan-cinta-kasih/

Senin, 14 Februari 2011

Manusia

1. Posisi Manusia di antara makhluk lain

Manusia mendiami bumi, menjadi pemimpin di muka bumi ini. Namun, bukan hanya manusia yang hidup di bumi ini melainkan ada makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan, tak lupa juga dengan benda mati yang ada. Mungkin manusia yang lebih dominan, namun sesungguhnya kehidupan manusia sangat bergantung kepada makhluk hidup dan benda mati. Seandainya saja hanya manusia spesies satu satunya yang mendiami bumi mungkin hanya dalam beberapa jam saja spesies manusia kan punah. Sayangnya, sekarang ini secara tidak langsung dan perlahan lahan manusia mulai melupakan statusnya sebagai sesame makhluk Tuhan dan bahkan semua ini dapat menghancurkan manusia sendiri.
Manusia membutuhkan makhluk hidup lain serta benda benda mati, itu benar dan tak dapat dipungkiri lagi. Kelangsungan hidup manusia salah satunya sangat bergantung pada 2 hal tersebut, bilamana makhluk lain seperti tumbuh tumbuhan mulai berkurang jumlahnya maka dampak yang sangat buruk dapat terjadi. Dapat kita gambarkan seperti ini, tumbuhan dan pepohonan sangat berguna bagi manusia. Pepohonan menghasilkan oksigen yang cukup bagi manusia setiap harinya, namun apa yang manusia perbuat, seperti seenaknya menebang pohon tanpa dipilih pilih dulu, dan tanpa menanam kembali sehingga membuat kelangsungan hidup pepohonan akan hancur dan manusia sendiri akan merasakan dampaknya meskipun tak secara langsung. Sekarang saja dampak nyata dari penebangan pohon sudah terlihat seperti global warming.
Kemudian, binatang juga sangat berperan bagi kelangsungan hidup manusia. Salah satunya adalah hewan dapat dijadikan makanan dan juga hal lainnya. Namun, karena nafsu yang tak terkendali dan demi kepentingan pribadi semata, manusia tak memikirkan bahwa saat ini sudah banyak binatang yang termasuk kategori langka. Padahal keberadaan binatang tersebut sangat berguna bagi manusia. Hal ini seharusnya dapat dihindari bila saja manusia melestarikan dan mengembangbiakkan populasi binatang yang dibunuh untuk keperluan manusia.
Terakhir, benda mati mungkin bila hanya dilihat saja tidak ada yang special dan sepertinya sangat tidak berguna sama sekali. Namun, bila sudah diolah dan diproses untuk menjadi barang kebutuhan manusia benda benda mati sangat dibutuhkan oleh manusia. Sebagai contohnya ialah migas dan barang tambang. Penggunaanbahan bahan tersebut yang secara berlebihan telah membuat persediaan untuk tahun tahun kedepan menjadi menipis. Tidak ada kepedulian terhadap generasi berikutnya. Seharusnya penghematan dilakukan dan dicari alternatif lain.

2. Daya Manusia

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.
Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.

3. Tipologi Manusia

Sebelum kita menruskan perjalanan wisata kita menuju Periode Kematian Kedua, ada tiga tema penting terkait dengan Fase Setelah Lahir atau fase kehidupan di dunia yang perlu kita bahas. Mari kita kunjungi dan saksikan fenomena dan realitas kehidupan manusia ketika melewati Fase Setelah Lahir ke dunia. Kendati telah terbukti bahwa Allahlah yang menciptakan manusia 100 %, mutlak didasari kehendak-Nya, dengan sistem penciptaan yang ditetapkan-Nya, melalui proses dan tahapan yang ditentukan-Nya. Namun, ketika melewati fase kehidupan di dunia, khususnya setelah dewasa, pada kenyataannya, manusia ada yang mengakui keberadaan Tuhan Pencipta dan ada pula yang mengingkari-Nya. Dalam pengakuan tersebut ada yang mengakui-Nya secara mutlak dan bulat seperti yang dilakukan oleh orang-orang beriman dan ada pula yang setengah-setengah seperti yang dilakukan oleh orang-orang munafik. Dalam penolakan terhadap Tuhan Pencipta juga ada yang menolak-Nya secara mutlak seperti yang dilakukan oleh kaum atheist dan ada pula menolaknnya setengah-setengah seperti yang dilakukan oleh kaum materialis dan sekular.
Penerimaan dan penolakan tersebut akan melatarbelakangi tingkah laku, kebiasaan dan kultur yang terbentuk dalam kehidupan manusia. Jika penerimaan terhadap Tuhan Pencipta didasari ilmu, secara utuh dan total, maka prilaku, kebiasaan dan kultur yang lahir dari kehidupan manusia akan mencerminkan kehendak dan sistem-Nya secara utuh dan total pula. Begitu juga sebaliknya dengan sikap penolakan terhadap Tuhan Pencipta. Dengan kata lain, prilaku, kebiasaan dan kultur yang terbangun dalam kehidupan seseorang sangat erat kaitannya dengan sikap yang ia bangun terhadap Tuhan Pencipta, khususnya setelah melewati masa remaja dan dewasa.
Timbul pertanyaan: Kenapa bisa terjadi dua sikap yang bertolak belakang terkait dengan pengakuan terhadap Tuhan Pencipta dalam kenyataan kehidupan manusia di dunia ini? Bukankah Allah Maha Kuasa menggiring manusia semuanya menjadi beriman, ta’at dan patuh pada-Nya sebagaimana Dia berkuasa menciptakan mereka dari tidak ada? Kondisi tersebut ternyata juga tidak keluar dari sistem Allah yang diterapkan-Nya untuk manusia ketika mereka melewati Fase Kehidupan Dunia, sebagaimana yang Allah jelaskan dalam beberapa ayat berikut ini :
1. Allah menciptakan manusia dengan fasilitas fisik amat sempurna. لَقَدْ خَلَقْنَا الإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ (4) Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (amat sempurna) 94) (Q.S. Attin (5): 4)
2. Allah juga telah membekali manusia dengan empat alat super jenius dan canggih, yakni pendengaran, penglihatan, pikiran dan hati, seperti yang Allah firmankan : قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ قَلِيلا مَا تَشْكُرُونَ (23) Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. (23) (Q.S. Al-Mulk (67) : 23)
3. Kesempurnaan fisik dan kecanggihan empat alat tersebut ternyata belum cukup bagi manusia untuk menentukan jalan kebenaran dan kebaikan bagi diri mereka sendiri agar sampai kepada suatu sikap penerimaan terhadap Tuhan Pencipta secara mutlak dan totalitas. Sebab itu, dengan kemurahan dan kasih sayang pada hamba-Nya, Allah menurunkan Kitab Petunjuk Hidup (Al-Qur’an) yang hak (benar) dan sesuai dengan fitrah mereka sendiri, agar dapat memilih jalan yang lurus dan terang dalam menjalankan kehidupan di dunia ini. Allah menjelaskan dalam firman-Nya : الر كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَى صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ (1) Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Pencipta Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (1) (Q.S. Ibrahim (14) : 1)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ......... (185) Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)……. (185) (Q.S. Al-Baqoruh (2) : 185)
4. Untuk dapat mencerna, memahami dan menerima kebenaran Kitab Petunjuk (Al-Qur’an) tersebut, Allah selalu memberikan kepada manusia kemampuan melihat tanda-tanda Kekuasaan dan Kebesaran-Nya dalam jagad raya dan dalam diri mereka sendiri, agar jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (53) Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk (jagad raya) dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu? (53) (Q.S. Fush-shilat (41) : 53)
5. Setelah manusia diciptakan dengan fisik yang amat sempurna, dibekali dengan empat alat super canggih, diturunkan untuk mereka Kitab Petunjuk Hidup (Al-Qur’an) serta diperlihatkan selalu tanda-tanda Kekuasaan dan Kebesaran-Nya dalam jagad raya dan diri manusia itu sendiri, dengan semua nikmat maha besar dan lengkap itu, Allah membiarkan mereka untuk memilih jalan mana yang akan mereka tempuh dalam kehidupan dunia ini; jalan Tauhid atau jalan kemusyrikan, jalan syukur atau jalan kufur, jalan ta’at atau jalan maksiyat (durhaka), jalan lurus atau jalan bengkok, jalan baik atau jalan buruk, jalan hak atau jalan bathil, jalan cahaya atau jalan gelap gulita, jalan ma’ruf atau jalan mungkar, jalan kejujuran atau jalan kebohongan, jalan lapang atau jalan sempit, jalan Iblis dan setan atau jalan para Nabi dan Rasul, jalan kebahagiaan atau jalan kesengsaraan, jalan kesuksesan atau jalan kegagalan, jalan orang shaleh atau jalan preman, jalan hati nurani atau jalan syahwat, jalan kemuliaan atau jalan kehinaan, jalan ketinggian atau jalan murahan, jalan ketulusan atau jalan kemunafikan, jalan kesungguhan atau jalan kemalasan, jalan penuh karya dan keratifitas atau jalan pengangguran dan kejumudan, jalan keilmuan atau jalan kebodohan, jalan kepastian atau keragu-raguan, jalan ketenangan atau jalan kegelisahan, jalan keadilan atau jalan kezaliman, jalan amal shaleh atau jalan kejahatan, jalan tradisi Nabi atau jalan tradisi nenek moyang, dan jalan ke Syurga atau jalan ke Neraka?
Silahkan mereka yang memilihnya dengan sukarela dan tidak boleh ada paksaan dalam pemilihan jalan hidup itu, karena mereka akan menanggung sendiri resiko pilihan itu, seperti yang Allah firmankan : وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لآمَنَ مَنْ فِي الأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا أَفَأَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتَّى يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ (99) Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? (99) (Q.S. Yunus (10) : 99)
6. Untuk membuktikan Maha Adilnya Allah Tuhan Pencipta, Dia memberikan reward (imbalan) berdasarkan pilihan manusia itu sendiri. Jika baik, Dia akan balas dengan kebaikan yang berlipat ganda. Namun, jika buruk, Dia juga akan membalasnya dengan keburukan yang setimpal. Mari kita renungkan firman Allah berikut ini: وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا (29) إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلا (30) أُولَئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَابًا خُضْرًا مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الأَرَائِكِ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقًا (31) Dan katakanlah: "Kebenaran (Al-Qur’an) itu datangnya dari Tuhan Penciptamu; maka Barang siapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang lalim itu Neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (29) Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal shaleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan (nya) dengan baik.(30) Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka Syurga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam Syurga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat-istirahat yang indah. (31) (Q.S. Al-kahfi (18) : 29 – 31)
Sesungguhnya haq (kebenaran) dan kebaikan itu banyak warnanya, sebagaimana bathil dan keburukan juga berwarna warni. Namun esensi masing-masing hanya satu, yakni Iman dan Kufur. Seringkali kita sulit memilah dan memisahkan antara keduanya, karena bisa saja sebagian warna hak dan kebaikan itu berada dalam diri seseorang yang hidupnya dilandasi kebathilan dan keburukan. Sebaliknya juga demikian, warna-warni kebathilan dan keburukan bisa saja menghinggapi kepribadian seseorang yang melandasi aktivitas kehidupannya dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan, seperti beberapa contoh kasus yang telah disebutkan pada pembahasan metode SEI Empowermen dalam Bagian I dari buku ini.
Biasanya, kondisi seperti itu terjadi bila proses SEI Empowerment tidak berjalan dengan baik, seimbang dan maksimal. Namun demikian, semua haq (kebenaran) berinduk dan bermuara dari keimanan (keyakinan) pada Tuhan Pencipta. Sedangkan semua bentuk kebathilan itu berinduk dan bermuara pada kufur (penolakan) pada Tuhan Pencipta. Sebab itu, dalam membahas tipologi manusia yang sedang melewati FASE SETELAH LAHIR atau fase kehidupan di dunia, khususnya setelah dewasa, kami hanya membagi kepada dua tipe saja, yakni manusia beriman dan manusia kafir (tidak beriman). Pembagian tersebut dilandasi firman Allah berikut ini :
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (2)
Dia-lah yang menciptakan kamu, maka di antara kamu ada yang Kafir (tidak beriman) dan di antaramu ada yang Mu’min (beriman). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Q.S At-Taghobun (64) : 2)

http://arikaka.com/posisi-manusia-di-antara-makhluk-lain/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia
http://www.eramuslim.com/syariah/life-management/tipologi-manusia.htm