Perubahan itu Perlu

Senin, 10 Maret 2014

Materi Sistem Terdistribusi

Fungsi Sistem Operasi

Secara garis besar Sistem Operasi mempunyai 2 tugas utama, yaitu sebagai :
a. Pengelola Seluruh Sumber Daya Pada Sistem Komputer (Resource Manager).
Yang dimaksud dengan sumber daya pada sistem komputer adalah semua komponen yang memberikan fungsi (manfaat) atau dengan pengertian lain adalah semua yang terdapat atau terhubung ke sistem komputer yang dapat untuk memindahkan, menyimpan, dan memproses data,serta untuk mengendalikan fungsi-fungsi tersebut.

Sumber daya pada sistem komputer, antara lain :

1) Sumber daya fisik
Contoh dari sumber daya fisik diantaranya keyboard, bar-code reader, mouse, joystick, lightpen, track-ball, touchscreen, pointing devices, floppy disk drive, hard-disk, tape drive, optical disk, CD ROM drive, CRT, LCD, printer, modem, ethernet card, PCMCIA, RAM, cache memory, register, kamera, sound card, radio, digitizer, scanner, plotter, dan sebagainya.
Salah satu sasaran yang harus dicapai sistem operasi adalah dapat emanfaatkan
seluruh sumber daya agar dapat digunakan secara efektif dan efisien mungkin.

2) Sumber daya abstrak
Terdiri dari : :
Data, misalnya :Semaphore untuk pengendalian sinkronisasi proses-proses, PCB (Process Control Block) untuk mencatat dan mengendalikan proses, tabel segmen, tabel page, i-node, FAT, file dan sebagainya.
Program yang berupa kumpulan instruksi yang dapat dijalankan oleh sistem komputer, yang dapat berupa utilitas dan program aplikasi pengolahan data tertentu.

b. Penyedia layanan (extended/virtual machine)
Secara spesifik berfungsi :
- Memberi abstaksi mesin tingkat tinggi yang lebih sederhana dan enyembunyikan
kerumitan perangkat keras. Sistem operasi menyediakan system call (API=Application Programming Interface) yang berfungsi menghindarkan kompleksitas pemograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang mudah digunakan.
- Basis untuk program lain. Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasi yang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya sistem komputer secara benar, efisien, dan mudah dengan meminta layanan sistem operasi.

Komponen Inti Sistem Operasi
- Komponen sistem operasi terdiri dari
- manajemen proses,
- manajemen memori utama,
- manajemen berkas,
- manajemen sistem I/O,
- manajemen penyimpanan sekunder,
- sistem proteksi,
- jaringan dan
- Command-Interpreter System.


Materi Selanjutnya :

Andryan S             : bolehdilihat.wordpress.com/2014/03/11/materi-sistem-terdistribusi

Ahya Muklis          : http://amoekinspirasi.wordpress.com/2014/03/11/materi-sistem-terdistribusi/

Sabrina Ayudya utami   : http://sabrinaami.blogspot.com/2014/03/tugas-sistem-terdistribusi.html


M. Aceng              : http://ace-kebebasan.blogspot.com/2014/03/materi-sistem-terdistribusi.html?m=1

Senin, 14 Oktober 2013

Prinsip Kerja Forensik Digital


Freezing The Scene (Part 2)


Menurut Pavel Gladyshev prinsip kerja dari forensik digital adalah:
=> Pemeliharaan (“Freezing the Crime Scene”).
           Mengamankan lokasi dengan cara menghentikan atau mencegah setiap aktivitas yang dapat merusak atau menghilangkan barang bukti.
·        =>  Pengumpulan.
                 Menemukan dan mengumpulkan semua barang bukti digital atau hal – hal yang dapat menjadi barang bukti atau informasi apa saja yang masih bersangkutan dengan kasus yang sedang diselidiki.
·       =>  Pemeriksaan.
                Menganilisis barang bukti yang ada dan mencari data sebanyak–banyaknya yang berhubungan dengan kasus. Tahap ini adalah penentuan apakah pelaku kejahatan bisa tertangkap atau lolos dari jeratan hukum.
·        =>  Analisis.
                 Menyimpulkan bukti–bukti yang dikumpulkan selama proses penyelidikan.
                Pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas yang tidak berpengalaman dan tidak mengerti forensic digital (prosedur forensic digital), hampir dapat dipastikan akan menghasilkan bukti yang tidak hampir pasti menghasilkan bukti yang tidak dapat diterima di pengadilan hukum.

Permodelan Forensik
            Proses forensik setidaknya akan melibatkan 3 komponen yang harus di kelola dengan baik sehingga membentuk hasil akhir yang layak untuk di pertanggung jawabkan kebenarannya. Ketiga komponen tersebut adalah :
1.    Manusia (People), diperlukan kualifikasi untuk mencapai manusia yang berkualitas. Memang mudah untuk belajar komputer forensik, tetapi untuk menjadi ahlinya, dibutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan dan pengalaman.
2.      Peralatan (Equipment), diperlukan sejumlah perangkat atau alat yang tepat untuk mendapatkan sejumlah bukti (evidence) yang dapat dipercaya dan berkuliatas bukan sekadar bukti palsu. Jenis peralatan : perangkat lunak, perangkat keras, media penyimpanan
3.      Aturan (Protocol), diperlukan dalam menggali, mendapatkan, menganalisis, dan akhirnya menyajikan dalam bentuk laporan yang akurat. Dalam komponen aturan, diperlukan pemahaman yang baik dalam segi hukum dan etika, kalau perlu dalam menyelesaikan sebuah kasus perlu melibatkan peran konsultasi yang mencakup pengetahuan akan teknologi informasi dan ilmu hukum.

Dalam proses investigasi komputer yang diyakini telah disusupi, biasanya akan memerlukan waktu lebih lama dari pada proses penyusupan itu sendiri. Sebagai ilustrasi, jika sebuah usaha hacking untuk mengambil alih sebuah system membutuhkan waktu sekitar 2 jam, maka proses investigasi insiden yang terjadi dapat membutuhkan waktu 40 jam (mungkin juga lebih) untuk mendapatkan ‘false-positive report’ dan pengumpulan catatan segala aktifitas dari sistem tersebut. Waktu yang dialokasikan tersebut belum termasuk aktivitas memperbaiki dan mengembalikan (restoring) data yang kemungkinan besar ikut hilang pada proses intrusi.

Perlunya Perlindungan Bukti
            Dari penyelidikan yang dilakukan oleh Electronic Privacy Information Center (EPIC), “Sejak 1992 jumlah kasus kejahatan komputer telah meningkat tiga kali.Dari 419 kasus yang diajukan oleh penuntut hanya 83 yang dieksekusi karena kurangnya bukti. Saat suatu kasus diajukan bisa memakan waktu persidangan sampai lima tahun. Alasannya adalah bukti yang dikumpulkan pada kasus kejahatan komputer sangat kompleks.”
            Banyak kasus tidak dibawa ke pengadilan karena barang bukti yang tidak memadai. Bukti harus ditangani secara hati-hati untuk mencegah penolakan dalam pengadilan, karena rusak atau mengalami perubahan. Barang bukti komputer merupakan benda yang sensitif dan bisa mengalami kerusakan karena salah penanganan. Ahli forensik harus menanganinya sedemikian sehingga dijamin tidak ada kerusakan atau perubahan.
            Ahli forensik bisa mengidentifikasikan penyusupan dengan mengetahui apa yang harus dicari, dimana, dan bukti lain yang diperlukan. Informasi harus mencukupi untuk menentukan apakah upaya penegakan hukum harus disertakan.Proteksi barang bukti merupakan suatu hal yang krusial. Barang bukti tidak boleh rusak atau berubah selama tahapan dan proses recovery dan analisis, juga diproteksi dari kerusakan virus dan mekanis/elektromekanis. Proses harus dilakukan secepat mungkin setelah insiden supaya detilnya masih terekam baik oleh mereka yang terlibat. Hal itu bisa dimulai dengan catatan secara kronologis.Misalnya tentang tanggal, jam, dan deskripsi komputer. Bila menganalisa server mungkin akan diperiksa event log. Karena user bisa mengubah waktu dengan mudah, perhatikanlah bagaimana kecocokannya dengan kronologi kejadian. Buka komputer dan lihat apakah ada lebih dari satu hard disk, catat peripheral apa yang terhubung, termasuk nomor seri hard disk. 
Beberapa ancaman terhadap barang bukti :
 *)     Virus : dapat mengakibatkan kerusakan atau perubahan file.
       *)    Prosedur cleanup : yaitu adanya program atau script yang menghapus file saat komputer shutdown ataustart up.
       *)   Ancaman eksternal : misal dari lingkungan yang tidak kondusif sehingga merusak data. Seperti tempat yang terlalu panas, dingin, atau lembab.
 
       Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai Penanganan Insiden Forensik Freezing the Scene dapat dilihat pada link dibawah ini :

Senin, 07 Januari 2013

SISTEM BASIS DATA


wawancara suatu perusahaan 

Tugas Sistem Basis Data melakukan wawancara ke perusahaan mengenai "apakah perusaahaan tersebut menggunakan database ??"


1.       Apa nama perusahaan bapak?
PT.SARANA MANDIRI PERKASA, yang beralamatkan jalan kemang raya no.99 Sukmajaya,Depok.

2.       Bergerak di bidang apa perusahaan bapak?
Perusahaan ini bergerak di bidang kontraktor.

3.       Database apa yang digunakan di perusahaan bapak?
Kami menggunakan database Oracle.

4.       Mengapa perusahaan bapak menggunakan database tersebut?
Karena fiturnya lebih lengkap dari database lain dan cara pemakaiannya lebih mudah serta tingkat keamanannya lebih terjamin.

5.       Siapa yang mengurus database di perusahaan bapak?
Yang mengurus database di perusahaan itu Ibu Jeremy, beliau menjabat sebagai bagian SDM dan Keuangan.

6.        Bagaimana sistem database nya?
sistem database di perusahaan ini biasanya tuh buat absen sama gaji karyawan.

6 point diatas merupakan pertanyaan yang kami ajukan ke perusahaan terkait.

Kamis, 29 November 2012

10 Teknologi Canggih Asli Buatan Indonesia

Inilah 10 Teknologi Canggih Asli Buatan Indonesia - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meluncurkan sebuah Radar Pengawas Pantai (Coastal Surveillance Radar). Radar asli buatan Indonesia itu diberi nama Indonesia Sea Radar (ISRa).Radar ini akan lebih banyak membantu dalam bidang transportasi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk membantu bidang lain, seperti pertahanan dan keamanan.sumber ( Inilah Teknologi Canggih Asli Buatan Indonesia)selain itu terdapat juga 10 Teknologi paling canggih buatan asli Indonesia
1. Panser Anoa 
Panser Anoa infoinfo unik
Namanya terilhami dari mamalia khas Sulawesi, Anoa tampilannya tidak kalah dengan buatan Eropa. Kelahirannya disiapkan untuk mewujudkan kemandirian di bidang alutsista oleh Departemen Pertahanan dan PT Pindad. Panser beroda 6 ini mampu melaju hingga kecepatan 90 Km/jam. Mampu melompati parit selebar satu meter dan menanjak dengan kemiringan sampai dengan 45 derajat. Panser ini dilapisi baja anti peluru yang apabila diberondong dengan AK47 atau M-16 dijamin tidak akan tembus.

2. Pesawat Gatotkaca N-250
Pesawat Gatotkaca N-250 infoinfo unik
Pesawat ini adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT. Dirgantara Indonesia) Diluncurkan tahun 1995. Kode N artinya Nusantara, menunjukan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industry penerbangan di Indonesia. Pesawat ini diberi nama Gatotkaca dan primadona IPTN merebut pasar kelas 50-70 penumpang.

3. KRI-Krait-827
KRI-Krait-827 infoinfo unik
Kapal perang ini merupakan hasil saling tukar ilmu antara TNI AL lewat fasharkan (Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan) Mentigi dan PT Batan Expressindo Shipyard (BES), Tanjung Guncung. Dikerjakan selama 14 Bulan dan 100 % ditangani oleh putra-putri Indonesia. Berbahan baku aluminium, bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 Mil. Dilengkapi dengan radar dengan jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 Km) dengan system navigasi GMDSS area 3 dengan kecepatan terpasang 25 Knots

4. Smart Eagle II (SE II)
. Smart Eagle II (SE II) infoinfo unik
Merupakan Prototype pertama UAV (Unman Aerical Vehicle) yang dibuat PT. Aviator Teknologi Indonesia guna kepentingan intelegen Indonesia. SE II menggunakan mesin 2 tak berdiameter 150cc, mampu terbang hingga 6 Jam. Dilengkapi dengan colour TV Camera. Mampu beroperasi dimalam hari dengan menggunakan Therman Imaging (TIS) kamera untuk opsi penginderaannya.

5. Mobil Arina-SMK
Mobil Arina-SMK infoinfo unik
Mobil ini dirancang menggunakan mesin sepeda motor dengan kapasitas mesin 150cc, 200cc dan 250cc. Konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 40 km. Panjang 2,7 meter, lebar 1,3 meter dan tinggi 1,7 meter sehingga bisa masuk jalan dan gang yang sempit. Dinamakan Arina-SMK karena pembuatannya bekerja sama dengan Armada Indonesia (Arina) dengan siswa-siswa SMK.

6 senjata baru buatan Indonesia
Patutlah Kita Bangga Terhadap Indo Yang Sedang Maju Dibidang militer
senjata baru buatan Indonesia ss-1 infoinfo unik
ss-1
senjata baru buatan Indonesia ss-4 infoinfo unik
ss-4
senjata baru buatan Indonesia ss-5 infoinfo unik
ss-5 
Assault rifle


senjata baru buatan Indonesia ss-10 infoinfo unik
ss-10
Sub Machine Gun
senjata baru buatan Indonesia ss-13 infoinfo unik
ss-13

7. Chip Asli Buatan Indonesia
Chipset Wimax Xirka, sebuah chip yang dibuat oleh orang Indonesia asli, Bukan usaha mudah memang membuat chip dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Xirka yang dikawal beberapa engineer Indonesia ini mulai dikembangkan pada 2006. Chipset ini terdiri dari dua spesifikasi, yakni Chipset Xirka untuk Fixed Wimax dan Chipset Xirka untuk Mobile Wimax. Untuk fixed wimax telah diluncurkan pada Agustus tahun ini. Sedangkan mobile wimax rencananya diluncurkan pada quartal keempat 2009.Produk asli buatan Indonesia ini diluncurkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kusmayanto Kadiman. Beliau menjelaskan, seluruh komponen di dalam Xirka merupakan buatan Indonesia. Operator yang memberikan layanan Wimax wajib menggunakan Xirka.

8. PC TABLET WAKAMINI
Wakamini adalah komputer tablet seratus persen buatan Indonesia dengan harga yang bisa dijangkau siapapun, Rp3.599.000. Dari sisi layarnya, desain komputer tablet lokal ini tergolong unik yang dapat diputar 180 derajat, berukuran 10 inchi dan memiliki empat varian warna; coklat, merah, hitam dan biru. Sistem operasinya menggunakkan Windows 7 Home Premium dan Ultimate, dengan layar sentuh. Wakamini dibekali dengan prosesesor Intel Atom N450 berkecepatan 1,66 Ghz,RAM (Random Access Memory) sebesar 1 GB DDR2, Ruang penyimpanan 250 GB, sedangkan bobotnya 1,35 KG dengan Wifi “4 in 1″ card reader dan 1,3 MP Webcam dengan batrai berdaya tahan tiga jam.Sementara Wakatobi berukuran lebih mungil dan didesain untuk anak-anak, hanya 8,9 inchi. Desain layarnya juga unik, demikian pula harganya yang cukup menarik Rp2,999.000 per unit atau termurah di kelasnya. Tapi berbeda dari saudaranya, Wakatobi tidak mendukung fitur multi touch. Prosesor Wakatobi adalah Intel Atom N270 berkecepatan 1,6 Ghz, dengan RAM 1 GB DDR2. Bobotnya hanbya 1,25 kg

9. ROBOT TEMPUR
Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD, Karangploso, Kabupaten Malang, mampu menciptakan robot tempur.
ROBOT TEMPUR infoinfo unik
prototype robot tempur ini sudah beberapa kali diujicobakan,dan mampu menempuh jarak hingga 1 km dari pusat kendali. “Ukurannya 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya. Robot yang diciptakan pada tahun 2009 dan belum memiliki nama ini, digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterei yang tersimpan di dalam bodi robot.
Dua baterei ini memiliki kekuatan 36 volt yang berfungsi untuk penggerak, dan 12 volt untuk sistem kontrolnya. Gunawan mengaku, kondisi robot ini belum sepenuhnya sempurna karena baru selesai proses perakitannya, kemungkinan masih sekitar 70-80% dari kondisi ideal yang diinginkan.

10. PELURU KENDALI
PELURU KENDALI infoinfo unik
Walaupun, roket RX-420 masih jadi pertimbangan Departemen Pertahanan, apakah mampu menjadi salah satu senjata penangkal di darat yang dapat diandalkan sehingga, Indonesia tidak memerlukan armada kapal atau senjata perang lainnya, selain faktor biaya yang dominan besar.
ide produksi rudal dalam negeri mulai tercetus tahun 2005. Dana sebesar Rp 2,5 miliar digelontorkan untuk proyek pembuatan rudal pada tahun itu, dan bila itu terwujud Dephan akan menggandeng PT Pindad Indonesia, pabrik senjata dalam negeri yang melakukan penelitian hulu ledak kaliber 122 milimeter. Saat ini, LAPAN telah berhasil meluncurkan roket dengan kekuatan jarak tempuh 100 kilometer, dan memiliki kecepakatan luncur awal 4 kali kecepatan suara.
 
 
info-infounik.blogspot.com/2011/05/10-teknologi-canggih-asli-buatan.html

Kamis, 04 Oktober 2012

Pengalaman Pengembangan Sistem Informasi

Kalkulator Sederhana Dengan Java

Simple calculator Java Pertama kali saya belajar java , saya mencoba untuk membuat aplikasi kalkulator sederhana. Untuk membuatnya, saya harus memahamai alur kerja atau algoritma kalkulator. Tujuannya adalah agar kemampuan algoritma saya semakin terasah dan termotivasi agar terus latihan belajar bahasa pemrograman.
Diinternet banyak sekali contoh aplikasi kalkulator dengan java, misalnya di planet source code. Tinggal ketik keyword “calculator”, kemudian find, maka akan muncul beberapa contoh aplikasi kalkulator. Satu sama lain menggunakan algoritma yang berbeda, walaupun tujuannya sama.
Berikut adalah contoh kalkulator sederhana dengan java. Pada kalkulator sederhana ini saya sengaja pisahkan antara class model(proses) dan calss view(tampilan).Tujuannya agar bisa menambah pemahaman konsep Object oriented. Seluruh proses seperti pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian diletakan pada class model. Pada class view dibuat object dari class model untuk menjalankan fungsi kalkulator.
Tools yang dibutuhkan adalah:
Java JDK, saya menggunakan JDK versi 1.6
Netbeans, saya menggunakan netbeans 6.9
Berikut adalah class model kalkulator.



public class CalculatorModel {
    int operator=0;
    double operand1=0;
    double operand2=0;
    double result=0;
 
    public void setOperand(String opr) {
        if(!opr.equals("")){
            if(operator==0){
                operand1=Double.valueOf(opr);
            }else{
                operand2=Double.valueOf(opr);
            }
        }
    }
 
    public void setOperator(int operator) {
        this.operator = operator;
    }
 
    public double getResult() {
        return result;
    }
 
    public void setResult(double hasil) {
        this.result = hasil;
    }
 
    public void process(){
        switch (operator){
            case 1:
                result = operand1 + operand2;
                break;
            case 2:
                result = operand1 - operand2;
                break;
            case 3:
                result = operand1 * operand2;
                break;
            case 4:
                result = operand1 / operand2;
                break;
            case 5:
                result = operand1 % operand2;
                break;
            case 6:
                result = 1/operand1;
                break;
            default: result = operand1;
        }
        operand1=result;
    }
 
    public void setOperand1(double operand1) {
        this.operand1 = operand1;
    }
 
    public void setOperand2(double operand2) {
        this.operand2 = operand2;
    }
 
    public void clear(){
        setOperand1(0);
        setOperand2(0);
        setResult(0);
        setOperator(0);
    }
 
}
 
 
dan berikut adalah class view kalkulator. Disini hanya saya tampilkan  
source yang saya buat. Source yang digenerate oleh netbeans tidak saya  
cantumkan.
 
package view;
 
import java.text.DecimalFormat;
import javax.swing.JOptionPane;
import model.CalculatorModel;
 
public class CalculatorView extends javax.swing.JFrame {
 
    /** Creates new form CalculatorView */
    public CalculatorView() {
        initComponents();
    }
    CalculatorModel model = new CalculatorModel();
    String operand="";
 
    public void getOperand(javax.swing.JButton button){
        operand+=button.getText();
        resultLabel.setText(operand);
    }
 
    private void getOperator(int opt){
        model.setOperand(operand);
        model.setOperator(opt);
        if(opt == 1 || opt == 2){
            model.process();
            resultLabel.setText(model.getResult()+"");
        }else{
            resultLabel.setText(operand);
        }
        operand = "";
    }
    private void process(){
        DecimalFormat df = new DecimalFormat("#,###.########");
        model.setOperand(operand);
        model.process();
        operand = "";
        resultLabel.setText(df.format(model.getResult())+"");
    }
 
    private void button1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button1);
    }                                       
 
    private void button2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button2);
    }                                       
 
    private void button3ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button3);
    }                                       
 
    private void button4ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button4);
    }                                       
 
    private void button5ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button5);
    }                                       
 
    private void button6ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button6);
    }                                       
 
    private void button7ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button7);
    }                                       
 
    private void button8ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button8);
    }                                       
 
    private void button9ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button9);
    }                                       
 
    private void buttonTambahActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperator(1);
    }                                            
 
    private void buttonKurangActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
       getOperator(2);
    }                                            
 
    private void buttonKaliActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperator(3);
    }                                          
 
    private void buttonBagiActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperator(4);
    }                                          
 
    private void buttonModulusActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperator(5);
    }                                             
 
    private void buttonSeperActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperator(6);
    }                                           
 
    private void buttonSamaDenganActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        process();
    }                                                
 
    private void button11ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(button11);
    }                                        
 
    private void buttonKomaActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        getOperand(buttonKoma);
    }                                          
 
    private void button12ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        if(operand.length()>1){
            operand = operand.substring(0, operand.length()-1);
            model.setOperand(operand);
            resultLabel.setText(operand);
        }else{
            operand = "";
            model.setOperand(operand);
            resultLabel.setText("0");
        }
    }                                        
 
    private void buttonACActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        operand = "";
        model.clear();
        resultLabel.setText("0");
    }                                        
 
    private void menuExitActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        if(JOptionPane.showConfirmDialog(rootPane,  
"Are you sure you will exit this application?","Exit Application",1)==0){
            System.exit(0);
        }
    }                                        
 
    private void aboutMenuActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        JOptionPane.showMessageDialog(rootPane,  
"This is a simple example of a calculator that uses the concept of MVC."
                + "View and process are placed in separate classes."
                + "Made by Muhamad Nur");
    } 
 
}
 
Dan untuk menjalankannya jangan lupa buat class main
 
import view.CalculatorView;
 
public class Main {
 
    public static void main(String[] args) {
        new CalculatorView().setVisible(true);
    }
 
}